Category Archives: Februari 2013

MINDER (Me-uNDErestimate diRi sendiRi) ?

Status

Alkisah, di sebuah kerajaan ternama di kota kecil yang jauh dari pusat kota, Sydbagh. Datanglah sebuah kiriman misterius yang berisi sebuah KACA. Bukan hal biasa, ada AMANAH khusus menyertai kedatangannya. Entah amanah apa yang tertulis di secarik kertas yang ikut tersegel dalam bungkusnya. Hanya sang Raja yang tau. Kejanggalan pun menyelimuti kaca bening itu.

“ku perintahkan kau Umar, angkatlah kaca ini”, kata sang Raja pada salah seorang Menterinya.”dengan segala hormat yang mulia, tapii……….. kenapa harus saya?” tanya Umar dengan nada terkejut.

Umar pun bingung, kenapa dirinya yang mendapat titah Raja itu. Dengan ragu, ia tarik ulur TANGANnya. Ia enggan memegang, lantaran takut terjadi hal yang mengancam dirinya. Keringat bercucuran, adrenalinnya terpacu hingga nadinya tampak menonjol di pergelangan tangan.

Selagi memantapkan hatinya, pikirannya melayang. Umar sadar, di kerajaan ini JABATANnya tak main-main, Kepala Menteri. Ia sadar tanggung jawabnya besar dan menjadi ujung tanduk dari anak buahnya. Tangannya pun semakin gemetaran. Dengan peluh yang masih bercucuran, ia mengangkatnya.

Pyaaarrr !! Tiba-tiba kaca tadi terjatuh dari genggamannya dan seketika pecah berkepin-keping. Untungnya, meski menjadi serpihan tajam tak ada sedikitpun LUKA di tangan Umar.

“ampuni saya tuanku..” kata Umar seketika sambil menunduk di hadapan sang Raja “saya rela engkau penggal kepalaku. Saya telah menghancurkan kaca milik Raja” tambah Umar semakin berlutut dihadapan Raja.

Raja pun tersenyum melihat tingkah Umar itu. “Umar, menyembahku dan meminta maaf padaku bukanlah SOLUSI yang benar”, kata Raja “kau sadar?? Meski aku seorang Raja yang dielu-elukan dan dihormati seluruh rakyatku, aku ini manusia biasa”

“saya merasa MINDER yang mulia. Masih banyak menteri hebat lainnya yang lebih pantas memegang kaca darimu. Saya ttidak pantas mendapat keagungan untuk mengangkatnya berlama-lama”, ucap Umar lirih.

“Aku yakin dan percaya padamu Umar. Yakinlah, engkau bisa mngangkat batu itu, engkau tiba-tiba menjatuhkannya bahkan menyebabkan kaca itu pecah, semuanya mungkin ada kehendak dari Allah juga” kata Raja

Umar sadar, kepercayaan yang telah diberikan padanya seharusnya dipergunakan untuk semakin mengokohkan niat bahwa ia “bisa” melakukan. Sadari bahwa kuasa yang menggerakkan kaki tangannya adalah Allah.

Persepsi diri yang menganggap tidak bisa dan tidak mungkin harus dihilangkan. Jadikan bahan bakar untuk mengubah persepsi meng-underestimate diri sendiri menjadi kekuatan pemenang berkeyakinan tinggi.

11.03.2014

#‎SS

 

 

karya fiksi hasil rangkaian kata dari  AMANAH  TERKENAL  TANGAN  MINDER  KACA  JABATAN  LUKA  SOLUSI

#Sejarah Berawal ….

Status

…Percayalah bahwa Innamal A’malu Binniat
Bahkan dalam perawi hadis, niat menjadi bab awal dan banyak dibahas

Luruskan niat, Kerjakan dengan ikhlas, Keep Focus dan serahkan hasil untuk Ia nilai kepantasannya

Sungguh yang disebut berhasil adalah bukan sebanyak apa kesenangan-kesenangan yang kita peroleh, melainkan seberapa besar kepayahan yang telah kita jalani

Yaitu yang bertakwa kepada Allah dalam segala yang diperintahkan dan menjauhi apa saja yang Dia larang maka Allah akan memberikan jalan keluar dalam setiap urusannya, dan Dia akan memberikan rizki dari arah yang tidak disangka-sangka, yakni dari jalan yang tidak pernah terlintas sama sekali sebelumnya

1460148_3864338984184_1974045213_n

saat launching buku kompilasi kisah dan pengalaman mahasswa KKN-PPM 2013

Sebuah pengalaman yang sangat berharga. Sekali lagi, ketaatan membawa pada kenikmatan. Bahkan Ia mendatangkan rejeki dari pintu dan arah yang tak di duga-duga. Tak pernah terbayangkan sebelumnya bisa duduk di kursi itu, terlebih untuk menjadi “pengisi” yaah meskipun barang 20-30 menit saja. Tapi sensasinya luar biasa, unbelieveble moments. Subhanalloh,
Diberikan kepercayaan dan kesempatan untuk bisa menjadi satu dari beberapa penulis kontributor 19 unit KKN-PPM 2013 lainnya, semoga menjadi awal pijakan mengembangkan diri untuk terus bisa berbenah dan menularkan semangat kebaikan ke orang lain. Kembali pada misi hidup ….

Seorang Pembelajar Hidup, terus berusaha menjadi manusia yang berguna bagi sesama

Lewat tulisan, mari kita ubah dunia. Wujud kegelisahan diri untuk ingin sekali berbagi hal-hal yang bermanfaat, yang akan sangat eman-eman jika disimpan sendirian. Satu buku pertama, meskipun masih sebagai kontributor, tapi Alhamdulillah, sebuah karya akan lahir bukan untuk hal yang sia-sia. Karena itu semua adalah buah ikhtiar kita, semoga menjadi berkah tuk meraih ridho-Nya untuk tetap istiqomah di jalan ini. Big thanks for #ForumLingkarPenaX.5 untuk ilmu-ilmu yang telah ditularkan.

buku "Kami diantara Mereka"

buku “Kami diantara Mereka”

 

Lagi, tentang Introvert

Standard

Menjadi pribadi yang berguna bagi orang lain belum tentu orang yang pintar, pandai, IPK cumlaude, kaya prestasi atau bahkan yang berduit tebal. Sebaliknya, kunci orang yang bisa diterima banyak orang dan berguna bagi mereka hanyalah orang yang serius dan mau membaur dengan mereka. Tak peduli apakah cantik, jelek, miskin atau anak pejabat sekalipun. Kadang tak bisa dipungkiri, masa muda adalah masa untuk mengeksplor diri semaksimal mungkin. Nah, apa jadinya jika kita hanya terdiam menunggu dan melihat orang lain yang “melakukan”?? Membiarkan mereka mereka berlari sendiri mengejar cita dan harapnnya sedangkan kita duduk manis menontnnya. Your life will be so flat Tentukan dan posisikan diri kita sebagai “Pemain” man. Jangan hanya pasrah dan menerima begitu saja jika usaha kita sia-sia. Mari bicara tentang kepekaan diri terhadap lingkungan baik sosial maupun yang lainnya.

Kepribadian seseorang dapat dikelompokkan menjadi dua,

extrovert atau introvert

Kita tahu bahwa pribadi seseorang dikatakan cenderung introvert jika ia merasa kurang bisa “open mind” pada lingkungan yang baru. Jadi, extrovert adalah kebalikannya dari introvert, coba sintesis sendiri.

ada banyak tanda diri kita cenderung pada pribadi yang introvevert. Yuk cek diri kita 

1. gak peka
kalo gak di suruh gak berangkat, kalo gak di tanya gak jawab, kalo gak di ajak ngobrol ya diem, terus kalau tidak di ajak ya gak ada inisiatif untuk mengusulkan dirinya di ikutkan. Pernahkah merasa yang seperti ini? yuk perlahan kita rubah perasaan meng-underestimate diri kita sendiri. Bukankah Allah menciptakan segala yang ada dalam diri kita yang terbaik? lebih hargai diri sendiri dan perlayakkan diri untuk melakukan hal agar tidak selamanya terkukung dalam comfort zone yang semakin menebal.

2. kurang “open mind”
biasanya, kita menjadi introvert ketika mendapat kritikan dari orang. Lalu kita menganggap diri kita “victims” alias korban dari perbuatan mereka. Seringkali merasa bahwa pendapat, omongan dan keberadaan kita kurang diharapkan. Yuk, coba untuk membuka diri lagi, pandang segala sisi dari nilai positifnya. Memang susah diawalnya, tapi jika sudah terbiasakan, mudah kok. Memunculkan bisikan-bisikan hati yang membangun diri untuk merubah kebiasaan kita yang berpikir sempit. Coba saja dengan memulai membuka diri dengan banyak curhat bareng temen sekamar, sepondokan atau seasrama. InsyaAllah Allah meridloi langkah kita menjadi pribadi yang paling baik.

3. merasa gak penting
kecenderungan orang yang introvert akan lebih enjoy dengan dunianya sendiri. Ia akan memilih untuk menyendiri dan mencari kesenangannya sendiri. Parahnya, bisa jadi ia menganggap bahwa sosialita itu gak perlu, wasting time dan untuk saat itu gak penting. Padahal, yang paling mendukung untuk keluar dari zona introvert itu ya ber-SOSIALISASI man . yuk dicobaa.

Sedikit ilmu yang baru saja diperoleh ini dirasa perlu dibagi bagi kalian yang sedang gelisah dengan sisi introvertnya sekarang. Semoga bisa membantu dan menydarkan diri kita untuk senantiasa menjadi pribadi yang berguna  Aaamiin. 

Alloh, peluk aku..

Standard

menemukan tempat yang tepat untuk melepas penat dan sekedar menghampiri sepi sebentar. alunan itu terdengar indah, dibarengi riak-riak air yang kian menenangkan batin yang tengah bergejolak. seiring mengantarkan sejenak pada keteduhan, merasakan bebasnya terapung-apung kesana kemari sesekali terhempas gelombang longitudinal angin yang rapi. Ku merasakan sepi, menghampiri sepi, maafkan untuk janji dan tanggung jawab yang sebentar kutinggalkan. Berharap sepi menjadi teman terbaik untuk saat ini. Tak ada hal terindah dikala gundah hanya kepadaMu ya Rabb,

Diary Kehidupan

Seperti rajutan yg kembali terurai. Memulai dari nol. Kembali tertatih. Ah ini hanya tamparan ringan. Ku hanya memerlukan belaianNya saja seraya memohon ampun kepadaNya..
Astaghfirullohal’adzim, Ampuni hamba Ya Alloh…

Agaknya butuh waktu untuk menerima kenyataan. Waktu. Memang sungguh vital sekali. Ia yang mempersilahkan luka, tapi ia juga yang memberi kesempatan untuk mengobati.

Aku hanya ingin memiliki milikku saja, bukan merebut miliknya. Tapi sayang, aku pun tak tau yang mana milikku, dimana dia, dan seperti apa. Untuk saat ini sungguh ingin terlabuhkan. Dan selanjutnya akan aku warnai kanvas ini dengannya..

Alloh,peluk aku…

View original post

Kue Lumpur : Camilan Sehat Pemenuh Kalori

Standard
Kue Lumpur coklat

Kue Lumpur coklat

Kue Lumpur? namanya sedikit aneh memang, namun ketika sudah mencicipi rasanya dijamin akan mau lagi dan mau lagi. Oya Kakak, masak ternyata menjadi Hobbi  yang mengasyikkan dan sangat bermanfaat. Terlebih bagi para Wanita yang kelak akan menjadi Ibu dari anak-anak kita. Kita harus tahu kebutuhan akan nutrisi si Kecil dan Kecukupan karbohidrat, protein, lemak hingga vitamin bagi tumbuh kembang si Kecil. Nah, dengan masak sendiri (home made) bahannya pun bisa terawasi dan meminimalisir dari bahan-bahan sintetis yan berbahaya, seperti pewarna Rhodamin B pada jajanan adik-adik kita hingga penggunaan Boraks dan senyawa kimia yang menurunkan nilai gizi dari makanan yang dimakan.

Berikut ini saya berikan satu resep kue lumpur yang sangat sederhana dalam pembuatannya dan tidak memerlukan alat-alat yang beranekaragam. Walaupun sederhana namun cukup memberikan kalori yang besar bagi kecukupan energi tubuh dan terpenuhi unsur Karbohidrat, Protein, lemak hingga Vitaminnya.

RESEP KUE LUMPUR

Kue lumpur buatan sendiri

Kue lumpur buatan sendiri

200 ml santan kental

200 ml air pandan suji
3 lbr daun jeruk purut
1/2sdt garam
2 btr telur
150 gr kentang kukus haluskan
120 gr tepung terigu
120 gr gula pasir

Cara membuat:
♥ Campur santan dan air pandan suji, aduk rata sisihkan.
♥ Kocok telur dan gula hingga mengembang, masukkan kentang halus, aduk rata. Tuangi air santan hijau secara bertahap sambil diaduk rata.
♥ Panaskan cetakan kue lumpur, tuang adonan ¾ penuh. Tutup. Biarkan setengah matang, hias dengan kismis.
♥ Tutup lagi masak sampai matang. Angkat.

Nah dari bahan-bahan tadi, kue ini jelas banyak mengandung kalori bagi tubuh, diantaranya :

  1. Karbohidrat. Bahan utama yang berupa Kentang, menjadi sumber karbohidrat utama kurang lebih 110 kalori per porsi, mengandung kalium lebih (620 gram) dari pisang, dan tidak mengandung sodium, lemak atau kolesterol, sehingga baik untuk kesehatan dan penting untuk menjadikannya makanan diet harian Anda. Nah, gula pasir juga bisa digunakan sebagai sumber tenaga. Biasanya glukosa dalam tubuh akan diabsorpsi untuk di ubah menjadi energi melalui Glikolisis, atau diubah dalam bentuk glikogen melalui proses Glikonegenesis. Nah, bisa mengurangi makan Nasi putih kan?
  2. Protein. Tepung dengan protein sedang menjadi salah satu sumber protein nabati, dan diperlengkap dengan protein hewani dari telur yang kaya akan albumin, hati-hati untuk yang Basofilnya sensitif terhadap protein albumin, bisa alergi Bunda.
  3. Lemak. Lemak berasal dari santan kelapa. Didalam santan kelapa mengandung lemak jenuh yang sebenarnya akan lebih baik konsumsi lemak tidak jenuh. Lemak jenuh memiliki rantai hidrokarbon dengan banyak ikatan rangkap sehingga sulit dipecah didalam tubuh untuk menjadi asam lemak dan gliserol sebagai sumber tenaga, sehingga akan tertimbun dalam tubuh jika berlebihan, namun santan yang dipakai dalam kue lumpur ini encer dan sedikit saja kok Bunda.
  4. Vitamin. Ternyata dari kentang juga terkandung dan menyediakan hampir setengah dari nilai harian vitamin C (45 persen). Vitamin C merupakan vitamin larut dalam air dan berperan dalam kesehatan kulit, mencegah sariawan, dan degeneratif kulit lainnya.

Memasak bukan hanya tugas para kaum Hawa saja, para Laki-laki atau Ayah pun bisa lo. Dengan bahan yang simple dan alat seadanya, sudah bisa menghidangkan sajian lezat dan yang terpenting memiliki gizi yang cukup untuk variasi menu setiap hari.

Selamat mencoba di rumah 🙂

Wahai kaum muslimin, mengapa kalian bersedih? Bukankah wanita yangberdiri atas dua kakinya membakar roti untuk suaminya hingga muka dan tangannya kepanasan oleh api, maka diharamkan muka dan tangannya dari panas api neraka?

tweet me : @ssludiana

 

Roadshow Character Building Goes to School Perdana, Kulon Progo (SMK 2 Pengasih)

Standard

—– Tim Pena Dedikasi Karakter (PENDEKAR) FKAPMEPI DIY —–

Minggu (10/2) Forum Kader Pengembang Moral dan Etika Pemuda Indonesia (FKAPMEPI) wilayah DIY bekerjasama dengan Balai Pemuda dan Olahraga DIY serta Keluarga Osis Kulon Progo (KOKP) sukses menggelar seminar dan training yang bertajuk character building untuk kalangan pelajar SMA/SMK/MA  se-Kulon Progo. Kegiatan berlangsung di SMK 2 Pengasih, Kulon Progo dengan mendatangkan trainer muda yang berpengalaman, R.M. Rizka Auliarahman (Mantan Presiden Mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto) Yogyakarta.

485316_292296290898480_1722241532_n

peserta dan panitia CBGtS Kulon Progo, peserta dari pengurus OSIS SMA/SMK se KP yang siap dicetk menjadi virus-virus CB.

Kegiatan ini merupakan serangkaian roadshow yang akan dilaksanakan di lima kabupaten di Yogyakarta sedangkan di Kulon Progo ini merupakan roadshow yang pertama sekaligus pembukaan rangkaian tur. Acara dihadiri oleh 101 siswa dari beragam SMA/SMK/MA di Kulon Progo, diantaranya SMK 2 Pengasih, SMK Kuncup Samigaluh, SMK PGRI Sentolo, SMK 1 Pengasih, SMK Bopkri Wates, SMK 1 Temon, SMK Ma’arif 3 Wates, SMA 1 Kalibawang, SMA 1 Pengasih, SMA 1 Girimulyo, SMK Muh 2 Lendah, SMA 1 Sentolo, SMA 1 Lendah, SMA 2 Wates, SMA 1 Kalibawang, SMK Muh 1 Wates, SMA 1 Galur, SMK Bobkri Sentolo, SMA Sanjaya XIV Nanggulan, SMK Muh 2 Lendah, SMK 1 Nanggulan dan MAN 2 Wates. Masing-masing sekolah mengirimkan 6-7 orang siswa.

Dalam seminar ini turut dihadiri Kepala Seksi Pendidikan dan Olahraga Pelajar, Boiran, S.Pd, S.H., M.A, yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kulon Progo. Di akhir sambutannya, beliau sekaligus membuka acara secara simbolis.

Pelajar adalah generasi awal sebagai pemuda yang akan menjadi tonggak perbaikan bangsa. Sejatinya, generasi muda adalah tulang punggung negara yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Di era globalisasi ini generasi muda adalah aset yang potensial dan harus dijaga dari kondisi turunnya moral dan etika. Banyaknya kasus tawuran, problematika pelajar, pergaulan yang semakin tidak terkontrol dan bebas membuat pemuda Indonesia cenderung kurang mengindahkan budi pekerti, rasa saling tolong menolong dan kepekaan dengan isu-isu sosial. Hal  inilah yang ditakutkan terjadi pada generasi pelajar.

Oleh karena itu, kegiatan ini dibuat sebagai upaya pencegahan, penanggulangan serta pengurangan adanya problematika yang ada pada pelajar. Penyelenggaraan pengembangan berkesinambungan character building ini memiliki arti penting serta bernilai strategis dalam rangka penguatan karakter dan penanaman moral dalam kehidupan pelajar sebagai bekal menuju generasi muda yang gemilang untuk bangsanya.

Dimulai dari Yogyakarta sebagai langkah awal, sehingga nantinya mampu memberikan dampak ke berbagai wilayah yang ada di Indonesia, sehingga terwujudlah pelajar Indonesia bermoral dan beretika pembelajar. Program pengembangan karakter berkesinambungan ini merupakan program penanaman character building kepada pelajar dalam rangka pemenuhan muatan konsep diri, pembekalan diri secara komprehensip dari aspek-aspek kehidupan yang dilandasi nilai-nilai budaya, agama dan kebangsaan indonesia.

Rizka, panggilan akrab sang trainer, memulai materi dengan menjelaskan apa yang dimaksud dengan karakter? Rizka, mengilustrasikan seperti kura-kura, monyet, sungai dan pohon. Moyet tidak bisa disuruh bercebur kedalam sungai untuk mengambil ikan, sedangkan kura-kura pun tak bisa disuruh memanjat pohon. Begitulah ilustrasi yang Rizka lontarkan kepada peserta. Karakter itu memang sesuai dengan kepribadian masing-masing.

Peserta sangat antusias mengikuti yang disampaikan oleh trainer, terbukti berbagai pertanyaan muncul dari peserta setelah sesi tanya jawab. Disinilah inti dari seminar ini yakni menimbulkan keaktifan peserta untuk mengkritisi berbagai materi yang telah disampaikan.

Setelah materi disampaikan, peserta dbagi menjadi kelompok-kelompok kecil untuk melakukan analisis sosial terkait permasalahan pemuda saat ini, khususnya yang dilingkup sekolahnya. Peserta dipandu oleh co-trainer sejumlah 19 kelompok. Alasan dibagi beberapa kelompok kecil ini diungkapkan oleh ketua Panitia CB, Edwin Daru Anggara, “Saya harap para peserta setelah mengikuti character building ini bisa menularkan karakter positif kepada pelajar lain di sekolahnya, karena pembentukan karakter bagi pelajar merupkaan fondasi yang utama untuk membentuk calon pemimpin masa depan yang memiliki karakter dan etika yang baik”.

Dalam diskusi peserta dilatih berpikir kritis untuk peka terhadap permasalahan pemuda dan bisa menghasilkan suatu  action plan. Sehingga, para pelajar inilah yang akan menyebarkan virus-virus pemuda berkarakter ke pelajar lainnya. Tentu saja bisa langsung mengaplikasikan solusi yang dieproleh dari permasalahan baik di lingkungan sekolahnya maupun dirinya sendiri.

Adanya action plan yang menjadi salah satu bentuk dari agenda roadshow ini memberikan gerakan nyata untuk menyebarkan virus-virus character building kepada pelajar-pelajar Indonesia. Di akhir, hasil diskusi dipresentasikan. Kegiatan ini dirasa cukup bermanfaat dalam memberikan wawasan dalam pengembangan karakter bagi peserta, seperti yang di tuturkan salah seorang peserta Septyan dari SMA 1 Pengasih, dia berkata, “Acaranya menarik, bisa kumpul OSIS antar sekolah, jadi bisa saling sharing permaslahan-permasalahan kepemudaan di masing-masing sekolah”.

Begitu juga yang dituturkan Lola (SMA 1 Kalibawang), “Acaranya bagus, bisa berdiskusi dengan teman-teman SMA lain, lain kali waktu untuk diskusi ditambahi kak biar puas dalam bertanya-tanya, hehe”. Memang yang diharapkan para co-trainer yang memimpin diskusi di masing-masing kelompok adalah melibatkan keaktifan dan menggerakkan semangat perbaikan dan semangat menularkan virus-virus character building.

425985_2949988645997_141544870_n (1)

panitia CBGtS #1

 Hal ini ditegaskan pula oleh salah satu co-trainer dari FKAPMEPI, Titis,  “Awalnya mereka gak PeDe untuk berpendapat, jadi harus dipancing-pancing, eh ternyata antusiasme mereka besar, mereka bisa menganalisis masalah yang ada disekolahnya misalnya aja yang suka tawuran, bolos kelas, nyontek, diskriminasi anak IPA dan IPS, dan masih banyak lagi, bahkan mereka mampu kok  memberikan solusinya, yah walaupun belum terlalu solutif, namun positifnya mereka sudah peka akan hal-hal negatif itu, sehingga mereka mampu untuk membentengi dirinya agar bisa menjadi seorang pelajar yang berkarakter”.

Acara resmi di akhiri pukul 15.00 WIB oleh ketua panitia. “Character Building Goes to School ini diharapkan menjadi salah satu cara untuk membentengi diri para pelajar dari perilaku menyimpang seperti tawuran, free sex, narkoba, dsb agar kualitas diri meningkat melalui kegiatan yang positif untuk menjadi agen perubahan di lingkungannya, pelopor dalam kebaikan lah, amin”, ujar Edwin sekaligus menjadi closing statement acara tersebut.

Kegiatan ini diprakarsai oleh alumni Sekolah Karakter Pemuda Indonesia tingkat Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Dari Yogyakarta menuju Indonesia lebih baik ! 

this is my first :)

Standard

Image

“Sinar pagi ini menghujam penuh makna. Menembus jaringan hingga kau torehkan makna yang mendalam bahwa hidup ini terus bergerak. Kau terdiam maka tak akan kau cicipi manisnya sinar lazuardi senja nanti. Kau terdiam tak akan kau rasakan embun-embun menetes hingga keringnya kena terik di siang nanti. Jika kau terdiam lagi, tak kan kau rasakan pula gelombang-gelombang sinar yang penuh makna ditiap jamnya.

sebuah tonggak awal si pembelajar hidup, mencoba mengukir tiap sejarah dalam hidup ini, mengawali langkah untuk memotivasi diri dan lainnya. “This in only the beginning, keep istiqomah and hold the world tighly in my hands!”

#be nice, Sunday